Dorong Kebangkitan UMKM Kuliner Baznas Kendari Salurkan Bantuan Rp195 Juta

BERITAINFO.ID||KENDARI~Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kota Kendari menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner se-Kota Kendari melalui program Bantuan Ekonomi Produktif, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyerahan bantuan secara simbolis pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kendari tahun 2026. Dalam program ini, BAZNAS Kota Kendari menyalurkan bantuan modal usaha kepada 195 pelaku UMKM dengan total anggaran sebesar Rp195 juta. Setiap penerima memperoleh bantuan modal senilai Rp1 juta.

Ketua BAZNAS Kota Kendari, Amri Natsir, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi produktif.

“Program ini merupakan tindak lanjut dari penyerahan bantuan secara simbolis pada HUT ke-195 Kota Kendari. Atas arahan Pemerintah Kota Kendari, kami menyalurkan bantuan kepada 195 pelaku UMKM dengan total anggaran Rp195 juta. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha masyarakat,” ujar Amri.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu penanggulangan kemiskinan.

Amri menjelaskan, berdasarkan arahan BAZNAS RI dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), minimal 50 persen dari total penghimpunan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2026 diarahkan untuk program ekonomi produktif melalui pengembangan usaha masyarakat.

“Bantuan ini tidak hanya diberikan dalam bentuk modal usaha, tetapi juga dibarengi dengan pelatihan dan motivasi agar penerima mampu mengelola usahanya secara lebih baik dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia berharap para penerima bantuan dapat meningkatkan kapasitas usaha hingga mampu mandiri secara ekonomi dan menjadi muzaki atau pemberi zakat di masa mendatang.

“Harapan kami, usaha para penerima bantuan dapat berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi keluarga mereka. Jika usaha berkembang dengan baik, tentu kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” katanya.

Amri menambahkan, keberhasilan program tersebut diyakini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Kota Kendari.

“Apabila program ini berjalan optimal, insyaallah kesejahteraan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan di Kota Kendari dapat ditekan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kota Kendari sekaligus Pembina BAZNAS Kota Kendari, Sapri, mengatakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan layak menerima bantuan.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan pelaku usaha yang telah diverifikasi oleh BAZNAS. Rata-rata mereka sudah memiliki usaha dan diharapkan bantuan modal serta pelatihan ini menjadi motivasi baru untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujar Sapri.

Menurutnya, mayoritas penerima bantuan merupakan pelaku usaha mikro yang membutuhkan dukungan modal dan pembinaan agar dapat berkembang lebih baik.

“Kami tidak hanya melihat besaran bantuan, tetapi bagaimana dana zakat yang disalurkan melalui BAZNAS dapat menjadi modal produktif bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan taraf hidup mereka,” jelasnya.

Sapri menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Kendari dan BAZNAS dalam memperkuat perekonomian masyarakat.

“Ada beberapa tujuan utama dari program ini, yakni membantu menekan angka kemiskinan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui dukungan permodalan usaha,” tuturnya.

Ia juga berharap dukungan terhadap pelaku usaha mikro dapat terus diperluas, tidak hanya dari pemerintah daerah tetapi juga berbagai lembaga dan pihak lainnya.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat melalui dukungan modal usaha dan pembinaan, sehingga ekonomi masyarakat menjadi semakin kuat,” tutupnya.

Laporan: Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!