BERITAINFO.ID – OJK Sultra Gelar Bincang Jasa Keuangan, Bahas Perlindungan Konsumen Dari Investasi Ilegal
Otoritas jasa keuangan (OJK ) provinsi Sulawesi Tenggara
menggelar kegiatan bincang jasa keuangan (BIJAK) Maret 2025 yang dirangkaikan dengan media gathering di kendari, Jumat 14/03/2025 acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman insan media terhadap kebijakan OJK , perkembangan sektor jasa keuangan, serta upaya pencegahan dan penanganan investasi ilegal.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, dalam sambutannya bahwa sektor jasa keuangan di Sulawesi tenggara terus pengalami pertumbuhan yang positif , ia juga menyoroti penting nya kolaborasi antara OJK, Media, serta pihak kepolisian dan lembaga terkait dalam menghadapi tantangan disektor jasa keuangan, khusus nya perlindungan konsumen.
Dalam kesempatan ini, OJK juga memperkenalkan Indonesia Anti – Scam Center (IASC) , sebuah program baru yang bertujuan memperkuat perlindungan konsumen melalui sistem pengaduan terkait sektor jasa keuangan.
Dengan adanya IASC ,masyarakat lebih mudah melaporkan permasalahan mereka, sehingga transparansi dan perlindungan konsumen semakin kuat “.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan polda Sultra dan Binda Sultra yang memberikan pemaparan mengenai tren kejahatan siber dan modus penipuan disektor jasa keuangan.
OJK Sultra Gelar Program Strategis 2025 untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah
<span;>Kendari, Sulawesi Tenggara – Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Bismin Maulana Nugraha, mengumumkan beberapa program strategis untuk tahun 2025.
Program-program ini bertujuan untuk mendukung peningkatan ekonomi daerah Sulawesi Tenggara melalui pengembangan komoditi unggulan seperti kakao, nilam, dan cengkeh.
Menurut Bismin Maulana Nugraha, OJK Sultra akan mendukung pengembangan komoditi unggulan tersebut untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan petani dan masyarakat Sultra.
Selain itu, OJK Sultra juga akan mendukung program “Mantu” yang digagas oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk memberikan modal kepada ibu-ibu yang belum memiliki usaha dan meningkatkan produksi usaha yang sudah ada.
OJK Sultra juga akan melakukan pengawasan dan edukasi terhadap lembaga perbankan, lembaga asuransi, dan pasar modal untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang produk dan layanan keuangan.
Acara ini juga dihadiri oleh beberapa narasumber, antara lain AKP Hamka, MH, sebagai Kanit 1 Subdit 2 Topideksus Ditreskrimsus, IPDA La Ode Idaman Rauf, SH, serta Wahyu Priliandi A.Kel, sebagai Kasubag Minpreskeu Sultra.
Bismin Maulana Nugraha juga mengatakan bahwa OJK Sultra akan melakukan kemitraan dengan Kementrian Desa untuk mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo, untuk meningkatkan ekonomi desa melalui pengembangan koperasi.
Dengan demikian, OJK Sultra berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra dan mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih berkualitas pungkasnya.***












