Gara-gara Perkara baju Oknum dosen Muhammadiyah Kendari aniaya mahasiswanya

Kendari,BERITAINFO.ID-Seorang Mahasiswa universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Aldi (19) melaporkan oknum dosen MA ke Polresta Kendari atas penganiayaan yang di alaminya di pelataran kampus Muhammad Kendari, kota Kendari, Sulawesi tenggara (Sultra) pada Senin, 22/9/2025.

Aldi menjelaskan kejadian tersebut pada saat penyambutan mahasiswa baru yang di laksanakan di kampus (17/9/2025) sore, saya memakai baju PDH tehnik lingkungan dan saya dari tehnik arsitektur, katanya saat di temui di polresta kendari.

Surat laporan pengaduan tindak kriminal

Lanjut, sebelum di tendang saya sementara duduk sebelah pagar untuk menyaksikan yel yel mahasiswa baru tiba-tiba masuk tendangan di bahu saya sebanyak 2 kali dan di tarik tarik, kemudian saya mau ketemu dosen tersebut, saat akan menyebrang atas pagar saya kembali di banting jatuh, hendak bangun saya kembali di pukul pada bahu lalu Al mempertanyakan.

“Dia sampaikan mengenai baju, bajunya siapa ini, ko mengemis ka, bajunya seniorku saya di kasih ke dia”,katanya.

Wakil rektor 3 universitas Muhammadiyah Kendari Dr. Yusuf, S. Pd.I, M.Pd.I, menjelaskan, kami sudah lakukan upaya mediasi kedua belah pihak namun yang bersangkutan ada kendala, dan juga menunggu informasi resmi dari APH karena kejadian tersebut sudah di laporkan ke Polresta Kendari, ujarnya saat ditemui diruangannya.

Wakil Rektor lll Universitas muhammadiyah kendari

Ia juga menambahkan, kami menegaskan jika terbukti oknum dosen bersalah pihak kampus dari badan pembinaan harian (BPH) akan memberikan sanksi tegas, karna kami ingin mewujudkan kampus yang aman damai dan nyaman.

Sementara Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliiwanto Malau membenarkan laporan tersebut dan mengatakan, laporannya baru masuk kami proses dan proses visum. Singkatnya.

Di ketahui sampai berita ini di terbitkan media sudah berupaya konfirmasi Via WhatsApp oknum dosen yang bersangkutan belum menanggapi dan merespon konfirmasi dari media sampai berita ini di terbitkan pungkasnya.

Laporan : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!