BERITAINFO.ID||Kendari,— Badan Gizi Nasional kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penandatanganan kontrak kerja sama dengan Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini berlangsung di Kampus Universitas Halu Oleo, Kendari, dan dirangkaikan dengan pembahasan rencana kerja strategis untuk tahun 2026.
Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan kedua institusi, pejabat daerah, akademisi, serta mahasiswa. Penandatanganan kontrak ini menjadi tonggak penting dalam membangun kolaborasi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan kesehatan nasional, khususnya di bidang gizi Rabu, 08/03/2026.
Dalam sambutannya, perwakilan Badan Gizi Nasional menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas konsumsi pangan, serta penguatan edukasi gizi berbasis masyarakat. “Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan program gizi melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi yang memiliki kapasitas riset dan pengabdian masyarakat yang kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Dr. Herman, S.H.,LL.M. Universitas Halu Oleo menegaskan kesiapan institusinya dalam mendukung pelaksanaan program-program tersebut. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan civitas akademika akan menjadi kunci keberhasilan implementasi kerja sama ini. “Kami siap mengerahkan sumber daya yang ada, baik dosen maupun mahasiswa, untuk terlibat langsung dalam penelitian, edukasi, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang gizi,” ungkapnya.
Usai penandatanganan kontrak, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan rencana kerja tahun 2026. Dalam forum tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah program prioritas, antara lain:
Pelaksanaan riset kolaboratif terkait status dan permasalahan gizi di Sulawesi Tenggara
Program intervensi gizi terpadu di wilayah rawan stunting
Edukasi dan kampanye pola makan sehat di sekolah dan masyarakat
Pelatihan dan pendampingan kader gizi di tingkat desa
Pengembangan produk pangan lokal bernilai gizi tinggi
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penguatan data dan sistem monitoring untuk memastikan efektivitas program yang dijalankan. Pendekatan berbasis bukti (evidence-based) menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan yang dirancang.
Dengan adanya penandatanganan kontrak dan penyusunan rencana kerja ini, diharapkan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan Universitas Halu Oleo dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat. Sinergi ini juga diharapkan menjadi contoh model kemitraan strategis antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.
Laporan : Rahman












