Pemotor Terjatuh Saat Polisi Bubarkan Balap Liar di Eks MTQ Kendari, Ini Klarifikasi Satlantas

BERITAINFO.ID – KENDARI – Seorang pengendara sepeda motor berinisial F terjatuh di kawasan Eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Peristiwa tersebut terjadi ketika anggota personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Kendari membubarkan aktivitas balapan liar yang dilaporkan mengganggu pengguna jalan.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan Drs. H. Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Kejadian kemudian menjadi perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan F terjatuh beredar di media sosial.

Kevin menjelaskan, personel kepolisian mendatangi kawasan Eks MTQ setelah menerima laporan masyarakat mengenai aksi balapan liar. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lantaran berlangsung di jalan umum dan mengganggu arus kendaraan.

“Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, kami langsung meluncur ke lokasi,” ujar Kevin, Selasa (18/8/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati para pengendara mulai membubarkan diri. Situasi tersebut berlangsung tidak beraturan karena sejumlah pengendara meninggalkan lokasi dengan kecepatan tinggi.

Di tengah pembubaran tersebut, seorang pengendara terlihat melaju kencang. Petugas kemudian berupaya memberikan imbauan agar kendaraan memperlambat laju.

Kevin mengatakan, kondisi di lokasi saat itu cukup dinamis karena petugas tengah berupaya membubarkan aktivitas balapan liar dan mengamankan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, seorang saksi mata yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut F mengalami luka ringan setelah terjatuh. Saksi mengatakan rekannya mengeluhkan rasa sakit pada tubuh dan mengalami keseleo pada tangan kiri.

“Iya temanku. Kejadiannya sekitar pukul 01.30 Wita, Minggu dini hari. Badannya sakit dan tangan kirinya keseleo,” ujarnya.

Klarifikasi Satlantas Polresta Kendari menyebut insiden tersebut terjadi dalam rangkaian pembubaran balapan liar yang sebelumnya dilaporkan

Jurnalis : Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!