Mendiktisaintek RI Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. Tunjuk Prof. Dr. Khairul Munadi Sebagai PLH Rektor UHO untuk Isi Kekosongan Jabatan

BERITAINFO.ID||KENDARI — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi menunjuk Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Dr. Khairul Munadi, M.Eng., sebagai Pelaksana Harian (PLH) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sementara di kampus negeri terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut.

Surat keputusan penunjukan diserahkan langsung di Jakarta pada Rabu, 12 Februari 2026, dan berlaku efektif sejak hari yang sama. Langkah ini diambil setelah masa jabatan rektor sebelumnya berakhir dan proses pemilihan rektor definitif masih berjalan di tingkat Senat Akademik UHO.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dalam keterangan tertulisnya, menyatakan bahwa penunjukan PLH rektor merupakan langkah administratif yang wajar untuk menjaga kelangsungan tata kelola kampus.

Kami menunjuk Prof. Khairul Munadi karena beliau memahami betul arah kebijakan pendidikan tinggi nasional. Tugas utamanya adalah memastikan operasional akademik, keuangan, dan administrasi UHO berjalan normal hingga rektor definitif terpilih,” ujarnya.

Prof. Khairul Munadi menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut. Ia menegaskan akan fokus pada tiga hal utama selama masa transisi: menjaga stabilitas akademik, mempercepat proses akreditasi program studi, dan memastikan pelayanan mahasiswa tidak terganggu.

UHO adalah kampus strategis di kawasan timur Indonesia. Saya akan bekerja bersama seluruh civitas akademika untuk menjaga ritme kerja kampus dan menyelesaikan agenda-agenda prioritas yang sudah berjalan,” kata Khairul saat dihubungi secara terpisah.

Penunjukan PLH ini mendapat respons positif dari Ketua Senat Akademik UHO. Ia menyebut langkah Kemendikti Saintek cepat dan tepat, sehingga tidak terjadi kevakuman kepemimpinan yang dapat menghambat proses perkuliahan dan penelitian.

Sebagai PLH, Prof. Khairul Munadi memiliki kewenangan penuh dalam menjalankan tugas rektor sehari-hari, namun tidak dapat mengambil kebijakan strategis yang bersifat permanen tanpa persetujuan kementerian dan senat.

Proses pemilihan Rektor UHO periode 2026-2030 saat ini memasuki tahap penjaringan bakal calon oleh panitia pemilihan. Rencananya, pemilihan rektor definitif akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 setelah melalui tahapan uji publik dan pemilihan oleh Senat.

UHO sendiri saat ini memiliki 14 fakultas, satu program pascasarjana, dan lebih dari 156 guru besar aktif. Kampus ini terus mendorong penguatan riset dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari visi menjadi universitas unggul di kawasan Asia Tenggara.

Dengan adanya PLH rektor, diharapkan seluruh agenda akademik UHO, termasuk persiapan wisuda periode berikutnya dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dapat berjalan tanpa hambatan.

Laporan : Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!